Oleh: agnes tenly moningkey | Desember 18, 2008

PULAU-PULAU TERLUAR INDONESIA DI KABUPATEN SANGIHE DAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD


SEKILAS TENTANG PULAU-PULAU TERLUAR INDONESIA DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE DAN KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD

Peta Pulau-Pulau Terluar

Kabupaten Kepulauan Sangihe dan kepulauan Talaud mengoleksi beberapa pulau yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga (Filipina). Pulau-pulau ini ada yang berpenghuni dan ada yang tidak.

Pulau Miangas (Kab. Kepulauan Talaud)

Pulau Miangasmiangas2 merupakan salah satu pulau kecil di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Secara geografis pulau ini berada pada posisi 05° 34′ 30″LU – 126° 35′ 35″BT. Pulau seluas 3,20 Km2 ini dimasukkan dalam anggota gugusan Kepulauan Nanusa, yang merupakan daerah perbatasan langsung dengan Filipina. Dari sisi timur akan terlihat hampir seluruh bagian pulau. Wilayah berbukit dominan di sisi timur dan sebagian kecil di bagian tengah pulau yang berupa gundukan kapur.

Pulau Marampit (Kab. Kepulauan Talaud)

Pulau Marampit merupakan pulau berpenghuni dengan posisi geografis berada pada posisi 4° 46′ 18″ LU dan 12718′ 32″ BT. Pulau dengan luas 12 km2 ini termasuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Nanusa, Kabupatan Kepulauan Talaud, Propinsi Sulawesi Utara. Pulau Marampit terdiri dari tiga desa, yaitu Desa Marampit, Desa Dampulis, dan Desa Laluhe.

P. Marampit adalah pulau terluar yang dibatasi oleh Samudra Pasifik di sebelah utara dan timur, Pulau Karatung di sebelah barat, dan di sebelah selatan dengan Selat Pulau Mangupung. Kondisi alam terdiri dari perbukitan yang dimanfaatkan sebagai daerah perkebunan, selebihnya dipenuhi dengan tanaman liar kecuali daerah yang berpenghuni. Di pulau ini terdapat sarana jalan desa sepanjang 5 km yang menghubungkan tiga desa di pulau tersebut. Pulau ini dikelilingi hamparan karang dan pantai berpasir yang landai dengan pemandangan yang indah.

Pulau Karatung (Kab. Kepulauan Talaud)

kantor camat nanusa

kantor camat nanusa

Pulau Karatung merupakan pulau berpenghuni dengan posisi geografis berada pada posisi 4° 43′ 25″ LU dan 127° 05′ 13″ BT.Pulau ini merupakan ibukota Kecamatan Nanusa. Kondisi alam pada umumnya berupa dataran rendah dengan di bagian barat agak ketengah terdapat perbukitan dataran rendah yang di dominasi oleh tanaman kelapa dengan hamparan pasir putihnya dihampir seluruh pantai.

Pulau Kakorotan (Kab. Kepulauan Talaud)

Pulau Kakorotan merupakan pulau berpenghuni dengan posisi geografis berada pada posisi 4° 37′ 36″ LU, 127° 9′ 53″ BT dan luas pulau ini 7,6 km2 . Kondisi alamnya pada umumnya berupa dataran rendah dengan dibagian selatan terdapat perbukitan. Dataran rendah didominasi oleh tanaman kelapa dengan hamparan pasi putihnya di hampir seluruh pantai. Seluruh pantai di P. kakorotan di kelilingi oleh Karang (nyare), bahkan bila air laut surut pula ini akan tersambung daratannya dengan P. Intata.

Pulau Intata (Kab. Kepulauan Talaud)

Pulau ini tidak berpenghuni dengan posisi geografis beraada pada posisi 4° 38′ 38″ LU, 127° 9′ 49″ BT. Pulau intata berpasir putih , pada bagian luarnya terdapat karang (nyare). Pantai berpasir ini merupakan tempat bertelur penyu pda musimnya. Nyare disekitar pulau intata sangta lebar. Bahkan bila air laut surut pada saat purnama antara pulau intatat dan pulau kakorotan tersambung menjadi satu daratan. Pada karang ( nyare) yang lebar inilah setiap tahun di selenggarakan acara Mane’e , yaitu acara menangkap ikan bersama-sama dengan dihalau memakai daun kelapa di atas karang (nyare) yang airnya tinggal sedikit.. kemudian ikan yang di tangkap beramai-ramai untuk selanjutnya dibagi-bagi.

Pulau Marore (kab. Kepulauan Sangihe)

Border Crossing MarorePulau ini merupakan pulau yang bebatasan langsung dengan Filipina dengan posisi geografis berada pada 4° 44′14″ LU, 125° 28′42″ BT, luas pulau ini 3.12 km2. Pulau ini berpenghuni dengan satu desa yaitu Desa marore. Pada sisi utara pulau ini terdapat perbukitan serta hampir seluruh pulau ini dikelilingi oleh karang (nyare) serta pasir putih dan penggunaan lahannya selain pemukiman juga untuk tanaman kelapa

Pulau Kawio (Kab. Kepulauan Sangihe)

p-kawiokemboling1

Letak pulau Kawio tidask jauh dari pulau Marore dengan posisi geografis berada pada 4° 40′ 16″ LU, 125° 25′ 41″ BT. luas pulau ini 60.2 ha, pulau ini berpenghuni dengan satu desa yaitu Desa Kawio . Pulau kawio berupa dataran rendah yang di sisi utaranya terdapat rawa-rawa. Pulau ini juga dikelilingi olen karang (nyare) dan pasir putih. Selain tanaman kelapa pulau ini juga menghasilkan Jeruk nipis (citrusaurantifolia)

About these ads

Responses

  1. biar lah pulau miangas tetap nyamn dan aman. seperti semboyan dan moto talaud kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: